JAKARTA - Setelah membongkar data perolehan suara yang tidak sesuai dengan klaim dari pasangan Prabowo-Sandiaga di wilayah Lampung dan DKI Jakarta, Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Lukman Edy kembali membeberkan data yang tak sesuai.
Melalui data yang diinput ke dalam real count milik internal, kali ini TKN menyebutkan kalau klaim data yang dianggap sebuah kebohongan yang dilakukan tim Prabowo-Sandi terjadi di wilayah Provinsi Riau dan Bangka Belitung.
“Setiap hari kami akan buka, kami akan bongkar setiap data yang masuk hampir 40 persen yang kami anggap sudah stabil progresnya maka akan kami umumkan kepada publik,” ujar Lukman Edy saat ditemui di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).
Lukman Edy menjelaskan kalau perolehan suara yang dimiliki oleh pasangan calon nomor urut 01 di Riau memang kalah dari 02, namun tidak sebesar yang disebutkan oleh tim Prabowo-Sandiago. Berdasarkan data yang dianalisis, perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin hanya sebanyak 39 persen.

Baca Juga; Relawan Perempuan Pendukung Jokowi-Ma'ruf Gelar Tasyakuran
Sedangkan berdasarkan data yang diklaim oleh Prabowo-Sandiaga, paslon nomur urut 01 hanya memperoleh suara di Riau sebanyak 21 persen, dan pasangan calon nomor urut 02 berhasil memenangkan suara sebanyak 78 persen.