JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pengerahan berkompi-kompi pasukan Brigade Mobil (Brimob) dari berbagai daerah di luar Jakarta ke ibu kota, sebagai bentuk antisipatif.
Kata dia, pengerahan pasukan itu bukan berarti keadaan Jakarta pasca pemilihan umum tanggal 17 April 2019 lalu, genting, namun sebagai langkah persiapan pada berbagai kemungkinan yang terjadi.
"Secara umum kondisi Jakarta aman terkendali pasca pemilu, dan status siaga 1 sudah dicabut Jumat pekan lalu. Pengerahan pasukan Brimob ini, adalah sebagai langkah antisipatif berbagai kemungkinan. Tidak boleh juga kita menganggap enteng persoalan pengamanan ini," kata Dedi dalam pesan singkatnya kepada Antara di Jakarta, Rabu (24/4/2019).
