nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembali Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 5 Saksi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 29 April 2019 10:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 29 337 2049245 kembali-usut-korupsi-e-ktp-kpk-periksa-5-saksi-8TFV0xCHNJ.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus korupsi proyek pengadaan paket penerapan (KTP elektronik) E-KTP dengan memanggil sejumlah saksi. Ada lima saksi yang diagendakan tim penyidik KPK untuk diperiksa pada hari ini.

Lima saksi tersebut ialah mantan Dirjen Administrasi Kependudukan Kemendagri, A Rasyid Saleh; dua Pegawai BPKP, Adi Pratomo dan Arief Tri Hardiyanto; Direktur PT Sisnet Mitra Sejahtera, Adres Ginting; serta Staf Subdit Monitor Evaluasi dan Pengawasan Kemendagri Ditjen Dukcapil Kemendagri, Dian Hasanah.

"Mereka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka MN (Markus Nari)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Kasus E-KTP, Hakim Vonis Setya Novanto 15 Tahun Penjara

Sejauh ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Delapan orang tersebut ialah Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong, Made Oka Masagung, dan Markus Nari.


Baca Juga : KPK Periksa 6 Saksi untuk Tersangka Kasus Korupsi E-KTP Markus Nari

Saat ini, tinggal Markus Nari yang masih dalam proses penyidikan KPK. Sementara tujuh orang lainnya sudah divonis bersalah korupsi proyek e-KTP secara bersama-sama dengan pidana masing-masing yang berbeda.


Baca Juga : KPK Periksa Mantan Dirut PT LEN Industri Terkait Kasus E-KTP

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini