BENGKULU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ikut memberikan perhatian kepada korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Bengkulu. BNPB menyalurkan bantuan Rp2.250.000.000 kepada pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo mengatakan, pemerintah pusat memberikan perhatian untuk daerah terdampak bencana.
“Pengungsi harus mendapatkan kenyaman, air bersih, MCK, dapur umum,” kata Doni di rumah dinas gubernur Bengkulu, Minggu (28/4/2019).
Doni menyampaikan, bantuan yang disalurkan tersebut nantinya dapat digunakan pemerintah daerah yang terdampak, untuk pemenuhan kebutuhan logistik serta kebutuhan lainnya bagi korban terdampak bencana alam.
(Baca juga: Berikut Identitas 17 Korban Tewas Akibat Banjir & Longsor di Bengkulu)
“Setiap daerah bisa menggunakan dana bantuan tersebut untuk kebutuhan, tergantung pemerintah daerah masing-masing,” kata Doni.
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, saat ini tiga daerah sudah ditetapkan sebagai status siaga bencana, yakni Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Bengkulu Utara.
Dengan status tersebut, terang Rohidin, pemerintah daerah sudah bisa mengambil sikap penanganan bencana di daerah masing-masing.
“Status siaga bencana itu berlaku dua hari hingga tiga hari kedepan,” ujar Rohidin.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.