WASHINGTON - Laporan pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa lebih dari 700 orang di negara itu telah terinfeksi dengan penyakit campak pada tahun ini, menandai jumlah tertinggi dalam 25 tahun terakhir.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada Senin mengatakan bahwa kasus campak itu telah dicatat di 22 negara bagian dan sebagian besar memengaruhi anak-anak yang tidak divaksinasi. Para pejabat mengatakan peningkatan kasus kali ini adalah yang terbesar sejak 1994, termasuk 78 kasus yang dilaporkan dalam sepekan terakhir.
Sejauh ini tidak ada kematian yang dilaporkan terkait penyebaran wabah campak tersebut.
"Penderitaan yang kita saksikan hari ini benar-benar dapat dihindari," kata Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Alex Azar pada Senin sebagaimana dilansir BBC.
Azar mengarahkan komentarnya itu pada beberapa orang tua yang memilih untuk tidak memvaksinasi anak-anak mereka karena klaim tidak ilmiah bahwa vaksin menyebabkan penyakit seperti autisme.
"Kami tahu vaksin itu aman karena mereka termasuk beberapa produk medis yang paling banyak dipelajari," katanya.
Data baru itu mencatat peningkatan sebesar 1,3 persen dari laporan pekan lalu yang menemukan 695 kasus penularan campak di AS pada tahun ini. Angka tersebut juga menjadi yang terbesar sejak penyakit campak dinyatakan telah berhasil dihilangkan dari AS pada tahun 2000.
Laporan itu menambahkan bahwa pada 2019, 40 orang telah membawa campak kembali ke AS setelah kembali dari perjalanan internasional, dengan Ukraina, Israel dan Filipina menjadi sumber yang paling sering.
Sebagian besar kasus terjadi di 13 zona wabah, termasuk di komunitas Yahudi ortodoks Kota New York.
Hingga 10 persen dari para pasien adalah orang dewasa yang telah menerima vaksin campak-gondong-rubella. Para pejabat terkemuka memperingatkan bahwa beberapa orang dewasa mungkin memerlukan tambahan vaksin pendorong.
Pejabat federal mengatakan bahwa orang dewasa yang bepergian ke zona wabah, atau orang dewasa yang divaksinasi sebelum 1968 dengan prototipe vaksin sebelumnya, harus mempertimbangkan untuk menerima vaksinasi lain.
Ke-22 negara bagian di mana kasus telah dilaporkan adalah Arizona, California, Colorado, Connecticut, Florida, Georgia, Illinois, Indiana, Iowa, Kentucky, Maryland, Massachusetts, Michigan, Missouri, New Hampshire, New Jersey, New York, Oregon, Texas, Tennessee, dan Washington.
Penyakit campak dinyatakan telah dieliminasi dari AS pada tahun 2000, yang berarti penyakit itu tidak lagi terus menerus muncul sepanjang tahun, tetapi para pejabat kesehatan mengatakan bahwa wabah sporadis masih terjadi dari para pelancong yang datang dari negara-negara di mana campak lebih umum.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.