JAKARTA - Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai wacana pemindahan ibu kota negara yang digaungkan Presiden Joko Widodo relevan untuk dilakukan. Menurutnya kota pemerintahan layak dipisahkan dengan bisnis.
"Saya sangat sepakat dan setuju jika Indonesia capital dipindahkan, kendati anggarannya cukup gede yakni Rp 466 triliun. Namun, dipindahkannya ada berbagai pertimbangan dan alasan," kata Jerry dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/5/2019).
Jerry mengungkapkan, pemindahan ibukota ada keunggulan dan kekurangan. Dan hal itu terjadi di beberapa negara seperti di Malaysia yang berhasil memindahkan kota pemerintahannya.
"Begitupula di Amerika Serikat (AS) Washington DC capital and goverment city (ibukota dan kota pemerintahan). Contih lain di AS New York ibukotanya Albany dan kota bisnisnya Manhattan. Washington ibukota Olimpia kota bisnisnya Seattle," ungkapnya.
Jerry menjelaskan, bisa saja ibukota dipindahkan ke Pulau Kalimantan, Jawa atau Sumatera. Pasalnya kondisi Jakarta yang sudah macet, hal itu tentu sulit mengatur pemerintahan kalau macet. Terlebih Jakarta masuk urutan ke-12 kota paling macet di dunia.