Moeldoko Sebut Jokowi Akan Rangkul Partai Demokrat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 16:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 02 605 2050657 moeldoko-sebut-jokowi-akan-rangkul-partai-demokrat-mls2IfikjM.jpg Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Istana Merdeka, Jakarta, untuk bertemu Jokowi, Kamis (2/5/2019). (Foto : Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA – Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko, mengungkapkan pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk merangkul partai besutan SBY itu masuk dalam koalisi.

Menurut dia, dinamisnya kontestasi politik Indonesia tidak menutup kemungkinan Demokrat yang mendukung Prabowo-Sandiaga Uno akan beralih ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Sepertinya yang terlihat seperti itu (merangkul Demokrat). Politik segitu dinamis. Jadi, menit-menit terakhir berubah sangat cepat. Jadi, bisa saja yang tadinya berada di sana (oposisi), sekarang berada di sini, itu sangat dinamis," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

AHY ke Istana (Fakhrizal Fakhri/Okezone)

Menurut Moeldoko, Jokowi ingin merangkul Demokrat lantaran ingin pemerintahannya ke depan berlangsung lebih efektif.

"Sebenarnya sudah di atas 60 (persen), cukup ya. Tapi kalau bisa di atas 80 (persen), kenapa harus 60 kan, sehingga nanti semua hal-hal yang jadi kebijakan itu lebih mudah," tutur Moeldoko yang juga menjabat Kepala Staf Kepresidenan.

Ia memastikan, Jokowi juga akan membahas rencana gabungnya Demokrat ke koalisi pendukung pemerintah dengan partai pendukung lainnya.

"Pasti ada resistensi, ada pertimbangan-pertimbangan lain dan seterusnya. Tapi, sekali lagi bahwa perlu dicari jalan yang terbaik. Bagaimana bangun sebuah koalisi yang semua pihak menerima dan pemerintah menjadi sangat efektif," tutur Moeldoko.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini