Baca Juga: Polisi Tegaskan Terduga Teroris yang Tewas di Bekasi Hanya Satu Orang

Selain krisis sumber daya manusia, kata dia, mereka pun juga tidak memiliki tokoh yang didapuk sebagai pemimpin atau yang biasa disebut amir. Sehingga, serangan-serangan yang dilakukan sangat tak terorganisir dan minimalis.
"Intinya sekarang mereka lagi krisis amir, sehingga bergerak dalam sel-sel kecil dengan rencana-rencana serangan yang tidak terorganisasir dan skala serangan yang sangat minimalis," ujar dia.
Meski begitu, Zaki mewanti-wanti aparat kepolisian agar tetap waspada dalam mengawasi setiap gerak-gerik mereka. Sebab, bila sampai lengah, maka JAD akan kembali besar dan bisa mengancam keamanan Indonesia.