Pengelola lahan di lokasi itu, Yanto, sempat mengungkapkan sebelum pemasangan spanduk ada sejumlah orang yang datang menemuinya. Mereka datang meminta izin, lalu pergi tanpa diketahui asal-usulnya.
"Ada sekitar lima sampai tujuh orang yang datang mau masang spanduk. Terus saya izinin saja, karena saya enggak tahu juga spanduk apaan," katanya kepada wartawan.
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menuturkan, pihaknya telah gencar memberikan imbauan kepada masing-masing pendukung agar mematuhi peraturan yang ada. Termasuk dengan meminta penurunan spanduk ataupun baliho secara sukarela oleh para relawan.
Baca Juga : Rekapitulasi Suara Luar Negeri, Jokowi-Ma'ruf Menang di Jepang & Dubai