Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tumpangsari Padi Gogo Jagung Mampu Atasi Persaingan Antar Lahan

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 07 Mei 2019 |15:50 WIB
Tumpangsari Padi Gogo Jagung Mampu Atasi Persaingan Antar Lahan
Foto: dok Kementan
A
A
A

Andi menambahkan, bahwa penggunaan lahan kegiatan tumpangsari dengan jarak rapat pada luasan yang seimbang (sama luas) antara komoditas padi jagung sehingga produktivitas tinggi dapat tercapai. Jarak tanam yang digunakan padi gogo adalah 20 cm (antar barisan) x 10 cm (dalam barisan), sedangkan jarak tanam jagung 40 cm (antar barisan) x 15 cm (dalam barisan).

Jarak antara blok padi atau jagung 40 cm dengan memperhitungkan jumlah populasi tanaman dalam satu hektar. Populasi tanaman per hektar pada sistem tumpang sari ini menggunakan populasi rapat, dengan jumlah populasi kurang lebih 200.000 rumpun/ha untuk padi dan 80.000 batang/ha untuk jagung.

“Terkait dengan waktu tanamnya, sistem tumpang sari berhubungan dengan pertumbuhan vegetatif, pertumbuhan vegetatif yang lebih cepat dan dominan menguasai ruang maka akan lebih mampu berkompetisi dalam memperebutkan air, unsur hara, dan cahaya dibandingkan dengan pertumbuhan vegetatif yang lambat, dan akhirnya akan memengaruhi produksi. Waktu tanam pada kegiatan tumpang sari adalah padi gogo dilakukan lebih awal dengan selang waktu tiga minggu sebelum penanaman jagung.

“Apabila pola tumpangsari ini kita kelola dengan baik, saya yakin kita akan mampu menjaga ketahanan pangan nasional, pungkas Andi.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement