Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Empat Wilayah Berebut Jadi Ibu Kota Baru Indonesia

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 07 Mei 2019 |08:53 WIB
Empat Wilayah Berebut Jadi Ibu Kota Baru Indonesia
Ilustrasi ibu kota baru Indonesia
A
A
A

Presiden Joko Widodo kemarin kembali menegaskan keseriusannya memindahkan ibu kota ke luar Pulau Jawa. Menurut dia, Kemenkeu dan Kementerian PUPR sudah siap menganggarkan dan membangun ibu kota baru.

Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menggariskan tidak ingin anggaran pemindahan ibu kota sepenuhnya membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Maka itu, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema dalam pembiayaan pemindahan ibu kota.

"Artinya kita siap. Tapi saya sampaikan ke Kemenkeu agar tidak menggunakan APBN," ujar Jokowi saat menggelar buka puasa bersama petinggi dan kepala lembaga negara di Istana Negara, Jakarta, Senin 6 Mei 2019.

Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

Jokowi lantas membeberkan pemerintah telah menyiapkan tiga daerah alternatif yang menjadi pilihan pemindahan ibu kota. Meski demikian, dia tak memerinci ketiga daerah itu.

"Ada tiga alternatif daerah yang juga menyiapkan lahannya. Ada 80.000 hektare, ada 120.000 hektare, dan ada 300.000 hektare. Meskipun belum kita putuskan yang mana kita pakai," papar Jokowi.

Menurut dia, luas ibu kota di Jakarta hanya seluas 66.000 hektare sehingga tiga daerah yang menyiapkan lahan itu dipastikan telah cukup untuk menjadi kandidat ibu kota yang baru. "Seperti kita tahu Jakarta ini hanya 66.000 hektare. Artinya, ini cukup dan hanya tinggal memutuskan," jelasnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement