nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Permasalahan Lapas, Kemenkumham Diminta Ambil Langkah Tegas

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 07 Mei 2019 19:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 07 337 2052720 marak-permasalahan-lapas-kemenkumham-diminta-ambil-langkah-tegas-Sld8lszS01.jpg Ilustrasi lapas. (Foto : Reuters)

JAKARTA – Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) diminta mengambil langkah tegas untuk melakukan pembenahan terkait maraknya permasalahan yang muncul dari balik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia.

Sampai saat ini, masih ada beberapa permasalahan yang muncul di balik lapas, antara lain adanya dugaan jual beli fasilitas kamar, remisi hingga pembebasan bersyarat, pengendalian narkoba, hingga oknum sipir yang membantu para bandar untuk menyelundupkan narkotika.

"Menteri Hukum dan HAM harus segera mencopot dirjen PAS. Kalau memang tidak bisa, Presiden Jokowi yang harus bertindak untuk mencopot dirjen PAS," kata Wakil Ketua Umum Bidang Investigasi DPP Partai Gerindra, Fauka Nurfarid saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Ia menjelaskan, dengan dicopotnya Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami dinilai bisa menyelesaikan masalah yang kerap kali terjadi. Karena hal itu pastinya akan dilakukan pejabat barunya demi menjaga lapas maupun rutan untuk memberikan citra positif.

"Karena kalau ini masih tetap dipertahankan, pasti akan kembali muncul masalah-masalah lain sehingga perlu ketegasan dari pimpinan," ujar Fauka.

Ilustrasi

Langkah itu juga diperlukan, sambung Fauka, menyusul adanya permasalahan proses pemindahan napi di depan Lapas narkotika Nusakambangan, yang dipandang telah melanggar hak asasi manusia. Itu karena napi diperlakukan seperti binatang yang dipukul, tendang, hingga diseret sipir.

"Di situ terlihat manusia sudah tidak ada artinya lagi untuk hidup dan mengalami perlakukan sadis. Karena itu, segera ambil tindakan," tutur Fauka.

Ia menambahkan, meski kalapas narkotika Nusakambangan sudah dicopot, hal itu tidak menyelesaikan masalah. Karena untuk mengatasi semua itu, harus dilakukan pembenahan hingga ke tingkat pimpinan atas.

"Segera lakukan pergantian untuk menyelesaikan sejumlah masalah yang selama ini ada didalam lapas maupun rutan," katanya.


Baca Juga : Viral Video Napi Diseret, Ditjen PAS Nonaktifkan Kalapas Narkotika Nusakambangan

Dengan dilakukan penyegaran di tubuh direktorat jenderal pemasyarakatan, Fauka menilai revitalisasi yang selama ini digembar-gemborkan bisa berjalan. Tenaga baru yang disiapkan dan paham akan permasalahan yang ada didalamnya, pastinya bisa mengatasi sekelumit persoalan yang ada.

"Cari orang yang paham betul cara menangani semua untuk memberikan perubahan," ujar Fauka.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video petugas sipir lembaga Pemasyarakatan (lapas) Nusakambangan, menganiaya narapidana viral di media sosial. Petugas memperlakukan warga binaan dengan kejam karena mendapat perlakuan pemukulan, diseret, ditendang, disabet dan bahkan ditenteng layaknya binatang.

Di video berdurasi 01.22 menit itu terlihat perlakuan kasar yang dilakukan para sipir dari tim khusus pemasyarakatan. Sebanyak 26 narapidana yang akan dipindahkan baru tiba di dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah. Dengan tangan dan kaki diborgol, napi diminta untuk jalan jongkok menuju kapal penyeberangan.


Baca Juga : Kemenkumham Diimbau Reformasi Birokrasi Usai Pencopotan Kalapas Nusakambangan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini