JAKARTA – Petugas Bea Cukai terus berupaya menggalakkan prinsip Legal itu Mudah. Sejalan dengan hal tersebut Bea Cukai secara berkelanjutan dan masif melakukan pengawasan dan penindakan di berbagai wilayah di Indonesia.
Kali ini Bea Cukai kembali melakukan pemusnahan barang-barang ilegal hasil penindakan di beberapa daerah, yaitu di Bandung, Jambi, dan Sintete. Barang yang dimusnahkan itu beragam, mulai dari rokok hingga sex toys.
Bertempat di Kantor Bea Cukai Bandung pada Selasa (30/4/2019) telah dilaksanakan pemusnahan hasil pengawasan dan penindakan di Kantor Pos Lalu Bea Bandung, dan pengawasan dan penindakan atas barang ilegal kiriman melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT) PT Mitra Adira Utama periode Triwulan II s.d. Triwulan IV tahun 2018.
“Sebanyak 33.527 batang rokok dan 51.000 gram hasil tembakau, 105 botol minuman keras, 4.060 botol liquid vape, 923 pcs sex toys, 1.089 pcs kosmetik, 841 pcs obat dan suplemen, 1.813 pcs alat panah dan busurnya, 37 pcs air gun spare part, part senapan angin, paintball & part, dan 192 pcs alat kesehatan, kita musnahkan di Kantor Bea Cukai Bandung,” jelas Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat. Total nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp770.893.000,00.
Pada saat yang sama Bea Cukai Jambi juga memusnahkan barang hasil penindakan bernilai Rp2.006.078.000 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp2.037.358.000.
Sementara itu Bea Cukai Sintete pada Kamis (2/5/2019) juga memusnahkan barang-barang hasil penindakan di PLBN Aruk dan hasil operasi pasar selama periode April 2018 hingga Desember 2018 dengan total potensi kerugian negara yang diselamatkan mencapai Rp360.687.147.
Pemusanahan barang ilegal tersebut di atas diharapkan dapat menimbulkan efek jera bagi para pelanggar, dan diharapkan juga dapat mengajak masyarakat serta pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dengan menjalankan usaha legal.
“Pemusnahan ini merupakan bukti nyata Bea Cukai melindungi masyarakat dan industri dalam negeri dari beredarnya barang-barang ilegal. Hal ini juga tak lepas dari sinergi antara Bea Cukai dengan instansi terkait sehingga diharapkan tercipta stabilitas perekonomian dalam negeri yang bersih, adil, dan transparan,” ujar Syarif.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.