Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Malam di Kairo Berubah Menjadi Festival Selama Ramadan

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Kamis, 09 Mei 2019 |21:18 WIB
Malam di Kairo Berubah Menjadi Festival Selama Ramadan
Lentera Tradisional diputar selama Ramadan di Kairo, Mesir. Foto/Reuters
A
A
A

Selain shisha, kafe ini menawarkan minuman panas tradisional.

Khan el-Khalili dipenuhi oleh toko-toko suvenir dan kios-kios yang menjual parfum, rempah-rempah, dan pakaian khas Mesir.

Kunjungan ke Fatimid Kairo terasa tak ada duanya. Bangunan di distrik masih menggunakan desain asli. Rumah-rumah, gang-gang dan kegiatan ekonomi wilayah ini masih sama dengan berabad-abad yang lalu.

Ghonem mengatakan banyak tamu berasal dari negara-negara Arab, terutama Arab Saudi, Kuwait dan Uni Emirat Arab.

"Kebanyakan turis Arab datang dari tiga negara itu," kata Ghonem. "Namun demikian, kami menerima pemesanan dari negara-negara Arab lainnya."

Tahun lalu, 3 juta orang Arab mengunjungi Mesir, termasuk lebih dari 900.000 dari Arab Saudi dan 160.000 dari Kuwait.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement