nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM Malaysia Mahathir Mohamad Ungkap Alasan Kembali ke Dunia Politik

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 09:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 10 18 2053868 pm-malaysia-mahathir-mohamad-ungkap-alasan-kembali-ke-dunia-politik-IzkW9IcjQt.jpg Mahathir Mohamad. (Foto: Okezone)

KUALA LUMPUR – Bertepatan dengan satu tahun Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memimpin, Koran Sindo, Sindonews.com, serta iNewsTV berkesempatan melakukan wawancara eksklusif di kantornya, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat 3 Mei 2019.

Dalam wawancara eksklusif ini, tokoh bangsa Malaysia tersebut mengungkapkan perbedaan masa kepemimpinan dia sebelumnya pada 1981–2003 dan sekarang. Berikut petikan wawancaranya.

Satu tahun Tun bersama Koalisi Pakatan Harapan memimpin Malaysia. Achievement sudah sejauh mana?

Saat ini, banyak anggapan pemerintah Pakatan Harapan tidak begitu populer, kita terima saja. Memang ketika memimpin pemerintah kita perlu melakukan berbagai tindakan. Sebaliknya di pihak lawan, mereka tidak perlu melakukan apapun, mengkritik saja. Jadi mereka tunjuk kelemahan pemerintah, dan kita (Pakatan Harapan) menjadi kurang populer. Mereka, yang menegur dan mengkritik (pemerintah) memang populer, dan itulah yang akan selalu terjadi.

Terkait pemilu mendatang (GE15), apakah mereka (masyarakat Malaysia) memilih partai yang lama? Saya yakin tidak. Mereka sadar partai yang sudah memerintah negara ini selama 61 tahun adalah partai yang korup, yang tidak boleh diberi peluang.

Wawancara eksklusif MNC Media dengan PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: MNC Media)

Sudah ada masyarakat yang menagih janji saat Tun kampanye satu tahun lalu?

Ya, kita membuat banyak sekali janji. Tapi, kita buat janji dalam manifesto waktu, kita tidak mengetahui masalah sebenarnya yang dihadapi. Ketika kita memimpin pemerintahan, maka kita mengetahui keburukan di negara kita ini jauh lebih besar, memerlukan waktu, tenaga serta dana yang banyak untuk mengatasinya.

Saat ini Tun berusia 93 tahun, dan memutuskan untuk comeback ke politik. Apakah ada kekecewaan Tun terhadap generasi muda?

Ketika saya meletakkan jabatan pada 2003, saya tidak ada harapan sama sekali untuk kembali menjadi perdana menteri. Tetapi, setelah saya meletakkan jabatan, datang banyak rombongan agar saya melakukan sesuatu, karena mereka tidak puas dengan pemerintahan. Mereka minta supaya saya betulkan keadaan yang tidak baik ini.

Awalnya saya coba untuk memberi nasihat kepada pemerintah, tapi nasihat saya tidak dipedulikan. Saya gerak lebih aktif atas desakan orang banyak. Akhirnya saya terpaksa keluar dari partai lama, dan dengan membentuk partai baru untuk menentang partai yang dahulu saya pimpin, karena mereka sudah menyeleweng dan hanya dengan menjatuhkan, kita bisa menyudahi proses yang merusak negara kita.

Wawancara eksklusif MNC Media dengan PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: MNC Media)

Apa harapan Tun terhadap generasi politisi muda Malaysia?

Saya mempunyai banyak harapan. Sekarang ini kita memiliki teknologi-teknologi baru serta pendekatan- pendekatan baru. Kita hidup di zaman IT (information technology) dan sebagainya, ini bisa membantu negara kita (berkembang) dengan lebih cepat. Saya benar-benar percaya bahwa dalam jangka dua atau tiga tahun, Malaysia akan pulih sepenuhnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini