nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Malu Menanggung Aib, Gadis Remaja Tega Bunuh Bayinya di Kamar Mandi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 03:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 10 609 2053779 malu-menanggung-aib-gadis-remaja-tega-bunuh-bayinya-di-kamar-mandi-K2SjCNVGvC.JPG Mayat bayi dibuang di dalam ruko (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR - Seorang perempuan berinisial AY (19) nekat menghabisi nyawa bayinya sendiri yang baru dilahirkannya pada Rabu, 8 Mei 2019. Polisi akhirnya berhasil menangkapnya setelah membuang mayat bayi malang itu.

Pelaku nekat membunuh bayinya lantaran ingin menutupi aib kehamilannya yang diduga dari hasil hubungan gelap. AY melahirkan seroang bayi berjenis kelamin laki-laki hasil hubungan asmaranya dengan Sukri (23) namun, bayi tersebut tak diharapkan kelahirannya lantaran keduanya belum resmi menikah.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, AKP Benny Pornika mengatakan, pelaku AY sudah dalam keadaan hamil delapan bulan, AY nekat menghabisi nyawa anaknya baru dilahirkan prematur dengan cara menikamnya, karena tak ingin menanggung aib. Kemudian AY membuang mayat bayi laki-laki di dalam ruko lantai dua yang ada di Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar.

"Jadi, pada hari Sabtu pelaku ini melahirkan anaknya di kamar mandi, kemudian dibunuh anaknya pakai pisau. Dia menutupi kehamilannya dari keluarganya. Kebetulan dia kerja di sebuah ruko dan tinggal di ruko itu," ujar AKP Benny, Kamis, 9 Mei 2019.

Pasangan muda itu lanjut Benny, sudah lama ingin menggugurkan bayinya, namun selalu gagal. AY kemudian melahirkan di toilet tempat kerjanya dan langsung menghunuskan pisau ke tubuh bayi tak berdosa itu. Akibat perbuatannya, kedua pelaku terpaksa menjalani rutinitasnya selama Ramadan hingga lebaran nanti di balik jeruji besi Mapolsek Wajo.

"Akibat hubungan asmaranya, sehingga AY hamil dan Sukri menyuruh pacarnya untuk menggugurkan janinnya dengan meminum minuman bersoda. Namun, tidak pernah berhasil. Saat ini keduanya sudah diamankan di Mapolsek Wajo guna pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini