Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dispar Manggarai Barat: Kami Yang Minta Bimtek Wisata Halal

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 11 Mei 2019 |07:16 WIB
Dispar Manggarai Barat: Kami Yang Minta Bimtek Wisata Halal
Foto: Kemenpar
A
A
A

Bahkan, Frans menegaskan jika ia tidak berkomunikasi dengan Kementerian Pariwisata. Tidak melibatkan Kemenpar.

“Sebetulnya saya tidak pernah berkomunikasi dengan teman-teman Kemenpar. Ini hasil diskusi dengan BOP. Sebenarnya saya sedang mencari. Artinya begini, walaupun kecil saya juga pedagang. Biasanya, kalau berdagang, dan kebetulan saya kepala seksi pemasaran, untuk melayani kebutuhan wisatawan kita melihat pasar. Kira-kira pasar ini kebutuhannya apa. Kita tidak merubah apapun, tapi ada extended servive. Jadi untuk mengubah konsep tidak,” tegasnya.

Frans pun memberikan contoh. Misalnya hotel menyediakan arah kiblat, fasilitas mihs. Hanya melengkapi. Tidak melabeli Labuan Bajo jadi wisata halal.

“Sekali lagi kita melihat ini ada pasar. Lalu kita tawarkan pada pengusaha yang mau memberi layanan itu. Jadi, tidak ada regulasi yang kami siapkan untuk itu. Sama saja dengan kami melatih kurang lebih 3-4 tahun lalu. Saat kami mengidentifikasi karakteristik wisatawan dari Asia Timur. Wisatawan China itu kira-kira seperti apa? Korea dan sebagainya. Menurut saya kurang lebih seperti itu. Jadi sampai sekarang, toh Labuan Bajo tidak menjadi (wisata) China. Jadi hanya extended service,” tuturnya.

Frans juga memberi contoh lain. Seperti mal yang menyediakan aksesoris Natal saat perayaan Natal. Kemudian pas lebaran, ada ketupat, ada pohon kurma. Hal itu tidak lantas mengubah mal menjadi masjid atau gereja.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement