nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Bupati Kulonprogo Jadi Kepala BKKBN, Siapa Penggantinya?

Harian Jogja, Jurnalis · Minggu 12 Mei 2019 00:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 11 510 2054535 jika-bupati-kulonprogo-jadi-kepala-bkkbn-siapa-penggantinya-cyWE8bmGDS.jpg Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo (foto: Kuntadi/KoranSINDO)

YOGYAKARTA - DPW PDIP DIY belum memikirkan calon pengganti Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo yang dikabarkan akan diangkat menjadi Kepala BKKBN oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua DPW PDIP DIY Bambang Praswanto mengatakan, pihaknya masih berkonsentrasi pada rekapitulisasi suara hasil Pemilu 2019. Meskipun mengetahui kabar salah seorang kader terbaiknya diangkat menjadi Kepala BKKBN, namun hal itu masih belum bisa dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: SK Presiden Jokowi Angkat Bupati Kulonprogo Jadi Kepala BKKBN Viral di Medsos 

"Kami belum lakukan konfirmasi," katanya saat dihubungi Harianjogja.

Lantaran masih fokus menyelesaikan rekapitulisasi suara di tingkat KPU DIY, partai berlambang kepala banteng moncong putih ini juga belum memikirkan masalah pengisian jabatan yang kemungkinan akan ditinggalkan oleh Hasto.

"Belum dipikirkan (pengganti Hasto). Sesuai mekanisme dan aturan saja," katanya.

SK Bupati Kulonprogo Jadi Kepala BKKBN (foto: Ist)	 

Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan hingga kini Pemda DIY secara formal belum menerima surat terkait pengangkatan Hasto sebagai Kepala BKKBN. Sesuai prosedur pemerintahan, katanya, SK pengangkatan tersebut harusnya dikirim oleh Pemerintah Pusat ke Gubernur DIY.

"Mestinya Surat Keputusan secara formal dari Seskab diterima oleh Gubernur. Tapi sampai saat ini belum terima," katanya.

Baca Juga: Bupati Kulonprogo Kaget Namanya Viral Digadang-gadang Jadi Kepala BKKBN 

Dia juga belum bisa memastikan apakah SK yang beredar asli atau tidak. Jika memang benar, tentu ada mekanisme yang diajukan olen Pemkab Kulonprogo terkait kekosongan jabatan.

"Pelepasan seorang bupati ada aturannya. Tapi saya tidak mau berandai-andai. Tetapi kalau memang itu terjadi, tentu ada mekanisme dari Pemkab Kulonprogo," tuturya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini