nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rutan Siak Rusuh, Program Revitalisasi Pemasyarakatan Dipertanyakan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 07:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 13 337 2054841 rutan-siak-rusuh-program-revitalisasi-pemasyarakatan-dipertanyakan-30213q8PDe.jpg Pemindahan narapidana Rutan Siak ke Pekanbaru pasca-kerusuhan. (Foto: Anggi Romadhoni/Antaranews)

JAKARTA – Program revitalisasi pemasyarakatan yang digagas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan saat ini dipertanyakan. Apalagi, menyusul adanya kerusuhan dan kebakaran di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Siak Sri Inderapura.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah, menuturkan insiden yang terjadi di Rutan Siak seperti gunung es. Oleh karena itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Utami diminta segera membuktikan adanya upaya program revitalisasi rutan atau lapas.

"Upaya revitalisasi itu cuma jargon belaka. Semua kejadian yang terjadi belakangan ini, tak pernah ada evaluasi," kata Trubus saat dikonfirmasi, di Jakarta, Minggu 12 Mei 2019.

(Baca juga: Ini Penampakan Rutan Siak Pasca-Dibakar Narapidana)

Menurut dia, kejadian itu bisa dihindari apabila pengawasan lebih diperketat. Sehingga, tidak akan ada perlawanan dari para penghuni rutan ketika dilakukan inspeksi mendadak.

Dengan adanya perlawanan, dia berpandangan muncul dugaan memang ada upaya pembiaran narkoba masuk oleh pihak pengelola agar menjadi lubang bisnis baru.

"Kalau saya lihat sudah di-create, sudah direkayasa, sudah terpola," ujar Trubus.

Di sisi lain, ia juga menyinggung adanya permasalahan lain di balik lapas dan rutan. Salah satunya, kasus suap di Lapas Sukamiskin yang menurut Trubus tidak bisa ditoleransi.

"Selalu kejadian-kejadian di lapas itu hanya selesai di tataran kepala lapas. Harusnya Dirjen PAS yang bertanggung jawab karena dia penanggung jawab pengelolaan sistem," tuturnya.

(Baca juga: Kondisi Kasat Narkoba Siak Membaik Pasca-Operasi)

Kerusuhan sendiri terjadi di Rutan Kelas IIB Siak, Riau, yang menyebabkan bangunan yang ada dibakar napi kemarin. Bahkan, seorang perwira polisi tertembak dalam kerusuhan yang terjadi.

Hingga kini Kepolisian Resor Siak masih memburu sebanyak 15 tahanan dan warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Siak Sri Inderapura yang kabur usai insiden itu.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini