JAKARTA – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, mengaku prihatin dengan penangkapan Eggi Sudjana terkait ujaran people power terhadap jalannya pemerintahan.
Menurut dia, selama ini Eggi telah kooperatif dalam menjalani kasusnya sehingga dinilai tak perlu ada penahanan.
"Tentu harapan kami ya, khusus Bang Eggi, dia kan kooperatif ya, selalu datang, saya rasa tidak perlu ditahan ya, apalagi ini bulan suci Ramadan. Saya rasa tidak perlu ditahan karena dia kooperatif," kata Andre saat dihubungi Okezone, Selasa (14/5/2019).
Ia menerangkan, Eggi Sudjana juga telah membantah dan mengklarifikasi pernyataan terkait rencana makarnya saat diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Meski demikian, Andre menyadari penahanan Eggi Sudjana itu merupakan kewenangan penyidik.
"Ini bulan suci Ramadan, supaya tidak ditahan, apalagi kan Bang Eggi juga pernah sakit jantung ya kalau enggak salah. Tapi ini kan kewenangan penyidik. Harapan kami tentu Bang Eggi tidak ditahan, tapi kan semuanya berpulang, kewenangan pihak penyidik," tuturnya.

Andre menilai adanya indikasi polisi terlalu gampang memeriksa para pendukung Prabowo-Sandi. Padahal, kata dia, perlakuan berbeda terjadi dengan para pendukung petahana capres dan cawapres Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.
"Ada indikasi ya, terindikasi bahwa banyak tokoh yang pendukung Pak Prabowo ini begitu gampang diproses secara hukum. Dilaporkan, ada celah sedikit (diperiksa-red). Beda dengan kubu sebelah, sudah dilaporkan, aman-aman saja," katanya.
Andre mencontohkan dengan kasus tersangkanya HS yang viral videonya mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi. Pelapor kasus tersebut merupakan Immanuel Ebenezer.
"(Pelapor) itu juga dilaporkan soal kasus penghinaan 212, yang bilang wisatawan 212 penghamba uang. Dia melaporkan orang, langsung ditangkap. Tapi, dia dilaporkan orang entah berapa bulan yang lalu, saya belum pernah dengar dia diperiksa," kata Andre.
Baca Juga : Polisi Akan Tentukan Penahanan Eggi Sudjana Dalam 24 Jam
Andre berharap, Polri bisa memberikan rasa keadilan hukum kepada masyarakat. Dengan begitu, penegakan hukum terkesan tidak tebang pilih.
"Jadi tolonglah berikan rasa keadilan kepada masyarakat. Jangan hanya hukum itu terkesan dan terindikasi tajam ke pendukung Pak Prabowo, tapi terindikasi tumpul kepada pendukung Pak Jokowi," katanya.
Baca Juga : Eggi Sudjana: Aneh, Makarnya Tidak Ada tapi Sudah Ditangkap
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.