"Ini semua adalah bagian pertunjukan untuk mencegah Majelis Nasional berfungsi," kata Juan Pablo Guanipa selaku salah satu anggota parlemen kepada kantor berita Reuters.
"Ini adalah kediktatoran yang mengincar pembangkang dan kami berjuang untuk perubahan politik," tambahnya.
Guaido, yang sempat mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Venezuela, merilis cuitan di Twitter.
"Mereka berusaha menyandera kewenangan legislatif selagi sang diktator mengurung diri di istana yang bukan tempatnya."
Intentan secuestrar el Poder Legislativo mientras el dictador se atrinchera solo, en un Palacio en el que no debe estar, sospechando de todos a su alrededor.
— Juan Guaidó (@jguaido) 14 Mei 2019
Hoy vuelve a demostrar su miedo a la legitimidad de la @AsambleaVE. #ANPorVenezuela pic.twitter.com/jCgm3wie81
Majelis Nasional dilucuti kewenangannya sejak Partai Sosialis pimpinan Maduro kehilangan kendali di badan legislatif tersebut pada 2016. Maduro kemudian membentuk Majelis Konstituen Nasional yang dikontrol oleh orang-orang yang setia kepadanya.