nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Pembunuhan Kabur dengan Bersepeda Keliling China Selama Setahun

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 12:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 16 18 2056414 pelaku-pembunuhan-kabur-dengan-bersepeda-keliling-china-selama-setahun-XAA9ydB6Hb.jpg Jia dengan sepedanya saat dihentikan polisi China. Foto/The Star

JINGMEN - Seorang tersangka pembunuhan dari China menghindari penangkapan dengan cara bersepeda keliling negerinya selama setahun.

Pria yang diidentifikasi bernama Jia (49) itu telah membunuh tetangganya di provinsi Henan. Ia ditangkap di Jingmen, Hubei 500 km dari lokasi pembunuhan.

Jia menarik perhatian petugas polisi Jingmen, Feng Lin dan dua koleganya ketika ia bersepeda dengan barang-barangnya sekitar pukul 02.00 dini hari pada Minggu.

Para petugas mengatakan tertarik dengan topi hitam yang dikenakan Jia.

Jia terlihat tenang ketika dia diminta untuk menunjukkan kartu identitasnya.

"Saya menceraikan istri saya dan saya benar-benar kesal," lapor Thepaper.cn mengutip ucapan Jia kepada petugas.

“Jadi aku ingin berkeliling. Saya sudah bersepeda dari provinsi Henan ke Jingmen dan perhentian saya berikutnya adalah Xiangyang. ”

Foto/The Star

Feng yang tidak percaya dengan Jia, memanggil koleganya di kontrol polisi untuk memeriksa identitas Jia.

BacaNiat Pamer Makan, Wajah Perempuan Ini Disedot Gurita

BacaPerkelahian Sekolah Taekwondo dan Pegawai Gym di Mal di China Jadi Viral

Sementara mereka menunggu, Jia memuji komitmen Feng untuk tugasnya.

Para petugas mengungkapkan Jia tampak lega ketika petugas mengetahui bahwa dia dia pelaku kasus pembunuhan.

Dia digeledah dan diborgol, dan kemudian mengaku melakukan kejahatan.

Jia dituduh membunuh tetangganya pada Februari tahun lalu setelah masuk ke rumahnya. Dia dimasukkan dalam daftar pencarian orang.

Usai membunuhm Jia melarikan diri dari daerah itu dengan sepeda sambil membawa uang 6.000 yuan atau setara Rp 12 juta.

Para awal pelariannya, Jia hidup dengan makan roti, bubur gratisan, dan tidur secara acak di pedesaan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini