Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buron 2 Tahun, 100 Tahanan Rutan Sialang Pekanbaru Masih Berkeliaran Bebas

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Jum'at, 17 Mei 2019 |20:01 WIB
    Buron 2 Tahun, 100 Tahanan Rutan Sialang Pekanbaru Masih Berkeliaran Bebas
Foto Ilustrasi shutterstock
A
A
A

PEKANBARU - Sudah sekitar dua tahun kaburnya tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Riau. Namun masih juga tahanan baik yang berstatus titipan maupun narapidana belum tertangkap.

Kepala Rutan Sialang Bungkuk, Riko Stiven mengatakan, hingga saat ini masih ada 100 tahanan yang masih berkeliaran. Pihak rutan mengatakan sudah mengirim identitas tahahan ke polisian.

"Sampai saat ini masih ada sekitar 100 tahanan yang belum tertangkap," ucap Riko Stiven kepada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Untuk memburu para tahahan, pihak Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru masih meminta bantuan pihak kepolisian di berbagai daerah. Pihak rutan tidak bisa memburu karena keterbatasan personil.

 Illustrasi tahanan kabur

"Kita masih melakukan kordinasi dengan beberapa Polda untuk mengetahui keberadaan tahahan yang belum tertangkap. Kemarin ada satu tahanan yang diduga dari rutan itu diamankan di Sumatera Utara. Namun masih belum bisa kita pastikan. Kita masih kordinasi dengan pihak kepolisian di sana," imbuhnya.

Pada 5 Mei 2017, sebanyak 473 tahahan Rutan Sialang Bungkuk melarikan diri. Kaburnya tahanan dipicu karena maraknya pungli dan tindakan kasar petugas Rutan Sialang Bungkuk. Mereka berhasil menjebol pintu bagian depan. Buntut dari kaburnya ratusan tahanan, Kepala Rutan dan Kepala Kanwil Kemenkumham dicopot.

Saat ini jumlah tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru mencapai 1.980 orang. Ini setelah pihak Rutan Pekanbaru mendapat kirimanan 256 tahanan dari Rutan Siak akibat kerusuhan. Riko menyebut, kapasitas Rutan Sialang Bungkuk adalah 500 orang. Jadi sudah sangat over kapasitas.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement