Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menengok Kemegahan Masjid Agung Al-Barkah Ikonnya Kota Bekasi

Wijayakusuma , Jurnalis-Sabtu, 18 Mei 2019 |11:03 WIB
Menengok Kemegahan Masjid Agung Al-Barkah Ikonnya Kota Bekasi
Masjid Agung Al-Barkah di Bekasi (Foto: Wijayakusuma/Okezone)
A
A
A

Masjid yang dipelopori oleh H Abdul Hamid ini didirikan pada tahun 1890 di sebuah tanah wakaf seluas 3.000 m2 milik H Barun. Pada awal berdirinya, rupa masjid hanya sebatas bangunan biasa. Barulah pada 1967 dibangun menyerupai bentuk masjid pada umumnya. Selama perjalanannya, Masjid Al-Barkah sudah mengalami empat kali renovasi, yakni pada 1998, 2002, 2004 dan 2008.

Masjid Agung Al-Barkah

"Renovasi yang paling besar itu pada 2004 saat masih di bawah pimpinan almarhum Pak H Ahmad Zurfaih, Wali Kota Bekasi. Renovasi pertama itu dari swadaya masyarakat. Kemudian dari 2004 sampai sekarang ada sumber dari pemerintah dan juga swadaya dari jamaah masyarakat sekitar," ujar Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al-Barkah, Wahyu Alamsyah saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Menurutnya, pemberian nama Al-Barkah yang memiliki arti berkah, mengandung makna memberi keberkahan kepada setiap insan. Pemberian nama juga tak terlepas dari sejarah perjuangan warga setempat (Kampung Duaratus) yang mana pada zaman penjajahan Jepang, mereka rela mengorbankan nyawa demi merebut kemerdekaan.

"Memang dulunya para pejuang Islam termasuk pejuang yang pernah terjadi di satu rel KA di Bekasi dibantai oleh Jepang, itu termasuk pejuang dari Kampung Duaratus. Jadi, Insya Allah dengan kejadian seperti itu kita mengharap suatu keberkahan. Sehingga muncul dari situlah nama Masjid Al-Barkah, menjadi berkah," paparnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement