Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Arus Mudik, Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur Menuju Pantura Rusak Parah

Wijayakusuma , Jurnalis-Sabtu, 18 Mei 2019 |11:31 WIB
Jelang Arus Mudik, Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur Menuju Pantura Rusak Parah
Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur Menuju Pantura Rusak Parah Jelang Arus Mudik 2019 (foto: Wijayakusuma/Okezone)
A
A
A

BEKASI - Dua pekan menjelang arus mudik, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih dalam kondisi rusak parah. Jalan yang menjadi pilihan utama pemudik dari wilayah Jabodetabek menuju Pantura dan Jawa Tengah itu, di beberapa titiknya dipenuhi lubang dengan kedalaman 20-40 sentimeter.

Ironisnya, meski sudah beberapa kali menyebabkan kecelakaan, namun pemerintah daerah belum juga melakukan perbaikan jalan yang menghubungkan Kabupaten dan Kota Bekasi itu. Pengendara yang melintas di sepanjang lokasi pun harus ekstra hati-hati dan memperlambat laju kendaraan jika ingin terhindar dari kecelakaan.

Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur Menuju Pantura Masih Rusak Parah (foto: Wijayakusuma/Okezone)

Baca Juga: Dear Ibu Hamil, Jangan Nekat Ikut Mudik Gunakan Sepeda Motor 

"Iya agak was-was juga sebenarnya (melintas), karena kan lumayan banyak lubangnya," kata Rudi, seorang pengendara motor di Bekasi, Sabtu (18/5/2019).

Menurutnya, Jalan Chairil Anwar sudah hampir tiga bulan terakhir mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan pengendara yang melintas. Kondisi tersebut semakin diperparah apabila hujan turun menggenangi lubang-lubang yang ada di jalan.

"Lebih parah lagi kalau turun hujan, makin enggak kelihatan lubangnya. Jadi harus ekstra hati-hati," sambungnya.

Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur Menuju Pantura Masih Rusak Parah (foto: Wijayakusuma/Okezone)	 

Keluhan lain turut dilontarkan Nasito, pengendara mobil yang kerap melintas di lokasi. Dia dan pengendara lainnya harus rela terjebak macet, akibat lambannya laju kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

"Ya habisnya tidak bisa cepat-cepat kalau jalannya rusak begini. Kalau dipaksakan bisa terjadi kecelakaan," keluhnya.

Baca Juga: Persiapan Mudik 2019, Sistem One Way di Tol Trans Jaya Diuji Coba 30 Mei 

Nasito beranggapan kerusakan jalan disebabkan beberapa faktor, seperti kualitas aspal yang buruk, volume kendaraan yang tinggi, serta curah hujan yang juga tinggi. Dia berharap pemerintah daerah secepatnya memperbaiki jalan yang menjadi alternatif banyak pemudik untuk pulang ke kampung halamannya itu.

"Apalagi arus mudik kan tinggal sebentar lagi, jadi Pemkot tolong segera diperbaiki lah, biar pemudik aman melintas," imbuhnya.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement