nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketum Peradi Tekankan Arti Penting Kejujuran bagi Advokat

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 19:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 19 337 2057616 ketum-peradi-tekankan-arti-penting-kejujuran-bagi-advokat-8ChrbSG2BI.JPG Ketum DPN Peradi, Fauzie Yusuf Hasibuan/Kiri (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) menggelar acara berbuka puasa bersama para anak yatim piatu dari Panti Asuhan Griya Yatim Syariah. Kegiatan tersebut mengusung tema "Spirit Ramadan: Melangkah Bersama Meraih Kemenangan di Bulan Penuh Berkah".

Ketua Umum DPN Peradi, Fauzie Yusuf Hasibuan mengatakan, tujuan kegiatan tersebut tak lain untuk mempererat ukhuwah dan silaturahim antar pengurus serta unsur dalam organisasi Peradi meliputi DPC, dan seluruh anggota di seluruh Indonesia.

"Kami melakukan kegiatan ibadah di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini dengan kegiatan yang bersifat positif yaitu berbuka puasa bersama dan ada pemberian tali kasih dengan mereka yang sangat dicintai Allah, yaitu bersama anak yatim piatu," kata Fauzie dalam keterangannya, Minggu (19/5/2019).

Dia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menghadiri acara buka bersama yang diselenggarakan DPN Peradi. Kegiatan itu menurutnya merupakan bentuk toleransi sekaligus wujud kepeduliaan terhadap sesama.

Sementara itu, menyinggung tema kegiatan yang dihelat di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat itu, Fauzie menyebut bahwa sebuah prestasi penting yang dapat dinikmati masyarakat dalam profesi seorang advokat ialah sebuah kejujuran.

Peradi Buka Bersama Anak Yatim

"Membaca tema acara, jika dikaitkan dengan kemenangan, berarti kembali pada khittah perjuangan profesi yaitu sebuah kejujuran saat menjalani profesinya sebagai advokat," ujarnya.

Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Komaruddin Hidayat yang turut hadir mengatakan, momen Ramadan di tengah panasnya suhu politik di Indonesia diharapkan menjadi pemersatu masyarakat yang selama ini terpolarisasi oleh perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2019 lalu.

"Sekarang ini desain Allah, desainnya Tuhan, karena pengumuman presiden terpilih diumumkan di bulan Ramadan. Pada bulan Ramadan, suasana masyarakat yang terpolarisasi itu diharapkan bisa terjalin kembali," ujar Komaruddin. (PUT)

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini