Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kericuhan Massa Terjadi di Luar Stasiun Tanah Abang, Gas Air Mata Ditembakkan

Antara , Jurnalis-Rabu, 22 Mei 2019 |09:28 WIB
Kericuhan Massa Terjadi di Luar Stasiun Tanah Abang, Gas Air Mata Ditembakkan
Dampak Aksi 22 Mei di sekitar Stasiun Tanah Abang. (Foto: Muhammad Sukardi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) melarang para penumpang dan calon penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line keluar stasiun di akses menuju Jalan Jatibaru dan Petamburan akibat adanya kericuhan massa Aksi 22 Mei.

Sejumlah petugas KCJ dan petugas keamanan di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, pun berteriak serta menggunakan pengeras suara memperingatkan para penumpang kereta untuk beralih ke stasiun lain yang lebih aman.

(Baca juga: Aksi 22 Mei Juga Berlangsung di Sekitar Stasiun Tanah Abang)

"Akses yang dibuka hanya di utara stasiun, tetapi kami peringatan untuk tetap beralih ke stasiun lain untuk menghindari kerusuhan di luar sana," kata petugas stasiun melalui pengeras suara, Rabu (22/5/2019).

Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang terdampak Aksi 22 Mei. (Foto: Muhammad Sukardi/Okezone)

Berdasarkan pantauan Antaranews, sejumlah calon penumpang dari Jalan Jatibaru dan Petamburan berlarian di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) masuk menuju ke stasiun sambil menutupi mata karena terdampak gas air mata.

(Baca juga: Belasan Bangkai Mobil Berserakan di Kawasan Asrama Brimob)

"Kerusuhan sudah semakin dekat stasiun," kata salah satu penumpang sambil menutup matanya yang terdampak gas air mata.

Sementara dari Stasiun Tanah Abang tampak kepulan asap hitam di sejumlah titik di kawasan Cideng.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement