“Penolakan (hasil pemilu) yang dilakukan oleh pasangan 02 sudah disampaikan ke MK, ini adalah langkah positif yang patut diapresiasi dan ini harusnya bisa dipahami oleh grassroots dan para pendemo yang berada di Bawaslu,” katanya.
Akibat aksi demonstran selama dua hari tersebut, terdapat enam korban meninggal dunia dan 200 lebih luka-luka dari kerusuhan yang terjadi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Selasa (21/5/2019).
(Baca Juga: Politikus Gerindra Minta Aksi 22 Mei Berjalan Damai)
Oleh karena itu, Adin mengimbau kepada semua pihak teruma elit politik untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dapat memantik kericuhan.
“Perindo menyerukan kepada elit politik untuk tidak mengeluarkan statement yang memicu dan memperuncing suasana. Kepada masyarakat lebih dewasa melihat hal ini dengan jernih dan jangan terprovokasi oleh hal-hal yang berbau jihad, karena ini bukan perperangan akidah agama,” tuturnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.