Tim Prabowo Mengaku Dipersulit Saat Hendak Menuju Gedung MK

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 00:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 25 605 2060168 tim-prabowo-mengaku-dipersulit-saat-hendak-menuju-gedung-mk-wkJ9ZSVxvb.jpg BPN lakukan konferensi Pers usai gugat hasil Pilpres ke Mk (Foto: Fahreza/Okezone)

JAKARTA - Tim hukum pasangan calon 02 Prabowo-Sandi mengaku dipersulit saat hendak mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Bahkan akses jalan menuju MK disebut diblokade oleh aparat.

"Kami lihat di Waze aplikasi bahwa tak bisa lewat jalan utama jadi kami lewat jalan belakang karena ada blokade," kata kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto di Gedung MK, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Mantan pimpinan KPK ini mengatakan, dirinya dan rombongan akhirnya memutuskan lewat jalan belakang untuk menuju ke MK lantaran Jalan Medan Merdeka Barat telah ditutup.

BPN Gugat Hasil Pilpres di MK

Namun ketika mereka sudah mengikuti arahan petugas untuk lewat jalur belakang, ternyata masih tidak bisa juga dan disuruh masuk kembali lewat depan. Akhirnya, lanjut Bambang, dirinya dan rombongan memutuskan untuk turun dari kendaraan dan berjalan kaki menuju MK karena mengejar waktu untuk mendaftar.

(Baca Juga: BPN Prabowo-Sandi Resmi Laporkan Gugatan Pemilu ke MK)

"Jadi akhirnya kami turun dari kendaraan dan jalan ke sini. Apa maksudnya di blokade seperti ini? Jangan sampai akses to justice di blokade juga. Semoga selanjutnya nggak di blokade. Itu bisa menyebabkan (terhambatnya) proses di MK," pungkas dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini