Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mbah Kajad Tewas Terpanggang Bersama Emas & Uang Puluhan Juta

Agregasi Kedaulatan Rakyat , Jurnalis-Minggu, 26 Mei 2019 |07:02 WIB
Mbah Kajad Tewas Terpanggang Bersama Emas & Uang Puluhan Juta
ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

SALATIGA - Sebuah rumah warga di Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir tepatnya di dekat Pasar Blauran Kota Salatiga, Jawa Tengah terbakar pada Sabtu, 25 Mei 2019 siang. Akibatnya, sang pemilik rumah yakni Kajad Wibowo (80), pensiunan karyawan PLN Salatiga tewas terpanggang. Kebakaran diduga kuat akibat gas elpiji bocor.

Dikutip dari laman KRjogja.com, dua penghuni rumah lainnya yakni Sri Widayati (70) dan Pariyem (70) siang itu sedang keluar rumah. Saat kembali keduanya melihat kepulan asap dari rumah milik Kajad Wibowo.

Korban saat kejadian sedang tidur di kamarnya. Keduanya langsung masuk berusaha menyelamatkan harta benda dan korban, namun gagal. Keduanya justru ditolong warga lainnya, Rendra Kurniawan yang tidak jauh dari rumah yang terbakar.

Sedangkan korban Kajad Wibowo tidak bisa diselamatkan karena terkena reruntuhan kayu rumah semi permanen.

“Kedua penghuni rumah saat itu sedang keluar dan Mbah Kajad istirahat di kamarnya. Korban meninggal setelah ikut terbakar,” ucap saksi di lokasi.

Api baru bisa dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkot Salatiga dikerahkan. Peristiwa kebakaran ini ditangani Polres Salatiga untuk penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan laporan yang diterima, selain menewaskan korban, api juga menghanguskan uang senilai puluhan juta dan puluhan gram emas. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp400 juta.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement