nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Borong 85 Kursi di Senayan, Golkar Jatim Puji Kepemimpinan Airlangga Hartarto

Syaiful Islam, Jurnalis · Minggu 26 Mei 2019 08:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 26 519 2060467 borong-85-kursi-di-senayan-golkar-jatim-puji-kepemimpinan-airlangga-hartarto-ZSzQgjK9kb.jpg Ketum Golkar, Airlangga Hartarto/Kanan (Foto: Okezone)

SURABAYA - Lantaran dianggap sukses menyelamatkan partai di tengah besarnya potensi penurunan suara, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Zainuddin Amali. Menurut Zainuddin, Golkar hampir saja terpuruk dengan banyaknya masalah yang mendera partai berlambang pohon beringin itu. Sebut saja mulai dari masalah dualisme hingga para elitenya yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi seperti Setya Novanto dan Idrus Marham.

"Teman-teman (jurnalis) pasti tahu kondisi partai selama lima tahun ini. Terjadi perselisihan internal, hampir kita pecah. Ibarat pesawat, Golkar mengalami turbulensi luar biasa," kata Zainuddin saat ditemui wartawan di sela acara buka bersama dengan Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim di Surabaya, Sabtu (25/5/2019) kemarin.

Dia menjelaskan, saat Airlangga memimpin, hampir semua lembaga survei memprediksi Golkar akan mengalami penurunan dahsyat di Pemilu 2019. Diperkirakan, Golkar hanya akan meraih enam persen kursi DPR RI.

"Namun, beliau (Airlangga) membawa sampai ke 14, hampir 15 persen. Kami pikir ini pencapaian yang luar biasa," ucap Zainuddin yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jatim 3 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini.

Dirinya mengaku tidak dengan beberapa pihak yang masih meyebut Airlangga gagal memenuhi target.

Golkar

"Kalau ada yang kecewa, kami justru mengapresiasi. Golkar memiliki lima ketua umum dalam lima tahun,yaitu Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Setya Novanto, Idrus Marham dan Airlangga Hartarto. Sehingga, konsolidasi partai memang tidak mudah," ucap Zainuddin.

Sekadar diketahui, Partai Golkar meraih 85 kursi dari 575 kursi DPR RI. Partai berlambang pohon beringin itu meraup sekitar 14 persen kursi di parlemen. Golkar masih berada di bawah PDI Perjuangan sebagai partai dengan perolehan kursi terbesar di DPR.

"Jadi, capaian ini luar biasa. Mendapatkan 85 kursi, kami pikir menjadi capaian luar biasa," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini