nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyerangan ke Kantor Distrik Fayit Didalangi Caleg yang Kecewa Hasil Pemilu

Edy Siswanto, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 19:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 27 340 2061001 penyerangan-ke-kantor-distrik-fayit-didalangi-caleg-yang-kecewa-hasil-pemilu-nqMmG3wFhM.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAYAPURA - Diduga akibat tidak terima hasil perolehan suara pada Pilkada April lalu, seorang Caleg bersama masanya menyerang dan merusak kantor Distrik Fayit Kabupaten Asmat Papua, Senin (27/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIT.

Kejadian ini dikonfirmasi pihak Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih, melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Senin malam. Kapendam, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, meski belum mengetahui nama caleg yang bersangkutan, namun ratusan masanya dengan bersenjatakan alat tajam menyerang Kantor Distrik tersebut.

"Dugaannya, seorang caleg dari salah satu Parpol merasa dirinya mendapatkan kursi, namun nama yang bersangkutan digantikan dari orang lain dari Partai yang sama oleh ketua Partai," kata Aidi.

Garis Polisi

Atas hal ini, Caleg tersebut tidak terima dan membawa massa ke Distrik, dan melakukan pengrusakan kantor dan rumah anggota DPRD Asmat.

"Massa sekitar 350 orang menggunakan senjata tajam dan senjata tradisional, melakukan peyerangan ke kantor distrik yang mengakibatkan kerusakan kantor Distrik dan rumah salah seorang anggota DPRD Asmat atas nama Handayani,"ungkapnya.

Melihat situasi anarkis yang terjadi secara tiba-tiba, empat orang anggota Pos Ramil Fayit berupaya menggedalikan massa, namun masa terus membabibuta hingga aparat terpaksa mengeluarkan tembakan.

(Baca Juga: Kantor Distrik Fayit Diserang Massa Caleg, 4 Orang Dikabarkan Tewas)

"Dalam situasi terancam salah seorang anggota posramil terpaksa mengeluarkan tembakan sambil mundur ke arah Pos untuk menyelamatkan diri dan mengamankan pos dengan kekuatan yang sangat terbatas,"katanya.

Data Kodam XVII/Cenderawasih, atas kejadian tersebut mengakibatkan 4 orang warga meninggal dunia, dan satu orang luka-luka.

Korban meninggal dunia yakni, Xaverius Sai (40), Warga Kampung Bawus, Nikolaus Rupa (38), Warga Kampung Akantapak, Matias Amunep (16), Warga Akantapak, dan Fresikus Inep (35), Warga Bagair. Sementara korban luka-luka adalah Jhone Tatai (25) luka tembak siku tangan kanan dan kiri. Dan korban sudah dievakuasi ke RSUD Asmat untuk mendapatkan pertolongan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini