nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istri Dikencani Pria Lain, Suami Ngamuk Sambil Acungkan Golok

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 07:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 27 510 2060712 istri-dikencani-pria-lain-suami-ngamuk-sambil-acungkan-golok-Kb4iFnt5kJ.jpg ilustrasi (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA - Lantaran dibakar api cemburu oleh karena istrinya dikencani pria lain, Dan (38) warga Kadipaten Kulon, Yogyakarta mengamuk di komplek Pasar Kembang (Sarkem) Yogyakarta, Minggu 26 Mei 2019 kemarin.

Berbekal sebilah golok, pelaku mendatangi pria tersebut dan hendak membunuhnya. Beruntung aksi nekat itu berhasil digagalkan polisi sehingga pertumpahan darah di kawasan prostitusi tersebut dapat dihindari.

Seperti dilansir dari laman KRjogja.com, Senin (27/5/2019), keributan terjadi di sebuah kafe kawasan Jalan Sosrowijayan, Yogyakarta. Pelaku yang dalam kondisi mabuk berat usai menenggak minuman keras (miras) mendatangi tempat karaoke untuk mencari hiburan.

Namun sesampainya di lokasi, ia terkejut karena mendapati istrinya sedang berada di tempat itu bersama pria lain yang diketahui bernama Pras. Pelaku yang cemburu langsung menghampiri pria itu sekaligus memperingatkannya agar tidak menggoda istrinya.

Tak terima ditegur, Pras kemudian memukul pelaku dengan tepat mengenai wajahnya. Tersangka yang saat itu gentar, memutuskan pulang ke rumah untuk mengambil sebilah golok. Tak berselang lama ia kembali lagi ke kafe tersebut untuk membuat perhitungan dengan Pras.

Setibanya di lokasi, sambil berteriak-teriak pelaku mengacungkan golok mencari pria yang menggoda istrinya tadi. Nahas, polisi yang sedang patroli rutin kebetulan melihat kejadian itu. Alhasil, pelaku langsung disergap dan goloknya disita polisi.

"Anggota dengan cepat berhasil mengamankan tersangka sehingga kejadian yang lebih fatal tidak terjadi. Motivasi tersangka dalam kasus ini yakni karena ia cemburu istrinya didekati pria lain," kata Kapolsekta Gedongtengen, Kompol Chundori.

Tersangka saat ini sudah dijebloskan di sel tahanan Mapolsekta Gedongtengen dan dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun kurungan penjara.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini