Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sofyan Basir Sempat Disodorkan Barang Bukti Kontrak PLTU Riau-1

Antara , Jurnalis-Selasa, 28 Mei 2019 |08:58 WIB
Sofyan Basir Sempat Disodorkan Barang Bukti Kontrak PLTU Riau-1
Dirut PLN nonaktif, Sofyan Basir (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pengacara Sofyan Basir, Soesilo Aribowo menyebut bahwa kliennya sempat disodorkan barang bukti berupa kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 saat pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin 27 Mei 2019 tadi malam.

"Tadi hanya mengenai kontrak saja tidak mengenai substansi tetapi penyidik menyodorkan barang bukti berupa kontrak itu dan apa benar ini tanda tangan Pak Sofyan, sudah itu saja dan memang benar tanda tangannya Pak Sofyan," kata Soesilo, mengutip dari laman Antaranews, Selasa (28/5/2019).

Usai diperiksa, KPK pun menahan Sofyan untuk 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di belakang Gedung Merah Putih KPK. Sofyan berjanji akan mengikuti proses hukum di KPK. Terkait penahanan kliennya, Soesilo sangat menyayangkannya karena pihaknya berharap penahanan setidaknya dapat dilakukan setelah hari raya Idul Fitri.

Sofyan Basir

Sebelumnya, KPK pada Senin 27 Mei 2019 telah memeriksa lima saksi untuk tersangka Sofyan dalam penyidikan kasus korupsi kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Pemeriksaan itu juga berkaitan dengan peran Sofyan dalam proses penyusunan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Lima saksi itu, yakni Plt Dirut PT PLN Muhamad Ali, Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Supangkat Iwan Santoso, Sales Retail PT Bahana Securitas Suwardi, Muhisam dari unsur swasta, dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement