Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jadi Tersangka Kasus Hoax, Mustofa Nahrawardaya Masih Kader Muhammadiyah

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Selasa, 28 Mei 2019 |21:26 WIB
 Jadi Tersangka Kasus <i>Hoax</i>, Mustofa Nahrawardaya Masih Kader Muhammadiyah
Mustofa (foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengakui jika tersangka penyebar hoak dan ujaran kebencian, Mustofa Nahrawardaya masih tercatat sebagai kader namun sudah tidak aktif dua tahun kebelakang.

"Jadi begini memang di dalam SK PP Muhammadiyah saudara Mustofa itu masih tercatat sebagai anggota majelis pustaka, dan informasinya tetapi sejak dua tahun yang bersangkutan tidak pernah aktif baik dalam rapat-rapat maupun kegiatan di majelis pustaka dan informasi," kata Sekjen PP Muhammadiyah, Abdul Mukti kepada wartawan, Selasa (28/5/2019)

(Baca juga: Sebelum Ditangkap, Polisi Sebut Mustofa Nahra Telah Diingatkan soal Bahaya Hoaks)

Namun, Mustofa lebih berperan aktif di dalam kegiatan di partai politik bahkan diketahui menjadi bagian dari tim sukses paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sehingga karena itu sebenarnya secara de facto yang bersangkutan sudah tidak aktif lagi walaupun namanya ada di dalam SK," kata Abdul.

hoax

Meski nama Mustofa ada di struktur kepengurusan, ternyata Mustofa belum memiliki nomor baku Muhammadiyah. Namun ia menilai wajar hal tersebut.

(Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Hoax, Mustofa Nahrawardaya Ajukan Surat Penangguhan Penahanan)

"Tapi memang itu sesuatu yang bisa saja terjadi, karena sempat diusulkan supaya yang bersangkutan mengurus surat-suratnya. Tapi ternyata sampai pada waktunya, sampai saya memberikan keterangan ini memang yang bersangkutan juga tidak terdaftar sebagai anggota Muhammadiyah secara resmi dalam pengertian memiliki nomor baku Muhammadiyah," tutupnya.

Diketahui, Mustofa Nahrawardaya telah ditahan Polda Metro Jaya lantaran diduga sebar berita bohong atau hoaks mengenai aksi 22 Mei. Mustofa menyebarkan berita bohongnya melalui akun tweeternya yang berbunyi.

"Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Saya dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat yg disiksa oknum di kompleks Masjid Al Huda ini, syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik disisi Allah Swt., Amiiiin YRA," demikian cuitan di @AkunTofa disertai emoticon menangis dan berdoa.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement