SUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengimbau seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemkot setempat yang mendapat kendaraan dinas unutk tidak menggunakan fasilitas itu dalam rangka mudik Lebaran 2019.
"Edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI sudah disosialisasikan kepada seluruh PNS pemegang kendaraan dinas agar kendaraan tidak digunakan untuk keperluan pribadi, seperti untuk mudik," katanya, sebagaimana dilansir dari Antaranews, Rabu (29/5/2019).
Namun, ia tidak melarang penuh PNS menggunakan kendaraan dinas, sebab dalam surat edaran itu, baik dari KPK maupun Mendagri RI, isinya imbauan untuk kendaraan dinas hanya dibolehkan untuk kegiatan kedinasan.
Namun, pihaknya menyampaikan kepada seluruh PNS alangkah baiknya kendaraan tersebut tidak untuk mudik karena khawatir jadi rusak, hilang atau bahkan terjadi kecelakaan. Oleh karenanya kata Fahmi, jika ada PNS ingin mudik Lebaran sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum.
Pihaknya juga akan mengawasi aktivitas PNS dalam menggunakan kendaraan dinas agar sesuai dengan ketentuan.

"Kami yakin seluruh PNS yang mendapatkan fasilitas kendaraan dinas, baik dalam bentuk sepeda motor maupun mobil, taat akan aturan yang diberlakukan dan tidak nekat menggunakannya untuk kepentingan pribadi," tuturnya.
Adapun untuk sanksi kepada PNS yang melanggar aturan disesuaikan dengan kesalahannya apakah masuk dalam kategori ringan, sedang, atau berat seperti mulai dari teguran bahkan bisa saja penurunan jabatan hingga pemecatan.
Di sisi lain, PNS yang memanfaatkan cuti bersama dan libur hari raya agar tepat waktu kembali ke Kota Sukabumi dan tidak bolos pada hari pertama masuk kerja setelah berlibur Lebaran.
"Selama mudik telefon seluler wajib diaktifkan serta selalu menjaga kesehatan agar saat masuk kerja tetap sehat," tuturnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.