nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PMII: Perayaan Pancasila Hanya Upacara, Itu Tidak Milenial Banget

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 01 Juni 2019 22:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 01 337 2062923 pmii-perayaan-pancasila-hanya-upacara-itu-tidak-milenial-banget-ZePEHwBUE2.jpg

JAKARTA - Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Agus Herlambang menyebutkan kalau pada saat ini Pancasila mengalami tantangan yang besar, khususnya terhadap generasi milenial.

Agus menjelaskan kalau sekarang ini Pancasila stagnan dari segi implementasi. Sebagai contoh, ia menilai kalau Pancasila tidak mengena kepada anak-anak muda dikarenakan perayaannya hanya sekadar upacara.

Sedangkan menurut Agus, perayaan Pancasila harus dikemas sekreatif mungkin yang bisa mengeluarkan sisi nasionalisme dari generasi milenial, seperti menggelar acara musik, atau menampilkan film-film yang bernilai Pancasila.

Apel kebangsaan Pancasila

"Barangkali ini jadi koreksi bersamanya adalah mungkin kita terlalu menganggap, dan terlalu tidak bisa memahami bahasa kekinian generasi-generasi milenial. Anggaplah misalnya perayanan Hari Pancasila hanya upacara-upacara, itu enggak milenial banget," ujar Agus dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, Sabtu (1/6/2019).

"Harus ada misalnya spirit pancasila itu dibingkau denga kreatifitas musik, ditampilkan dengan film, dan sebagainya. Sehingga spirit nasionalisme Pancasila lebih masuk dan mengena kepada generasi milenial," lanjutnya.

(Baca Juga: Jokowi: Pancasila adalah Rumah bagi Seluruh Komponen Bangsa)

Oleh sebab itu, Agus berharap kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kalau kedepannya perayaan Hari Pancasila yang dilakukan setiap 1 Juni dibuat sedemikian rupa yang dapat mencuri perhatian generasi milenial.

"Bisa saja kedepan usulan untum Kemenpora dan KSP untuk meng-create sosialisasi Pancasila lebih gaul, dan mungkin bisa dibuat game bagaimana memicu anak-anak milenial menjadi generasi pancasilais," tutup Agus.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini