NTT – Setelah dilakukan renungan suci, Sabtu (1/7) dini hari, puncak Festival Parade Pesona Kebangsaan (FPPK) 2019 dilanjutkan dengan upacara bendera, pada pagi harinya. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pancasila itu dimaksudkan untuk memperingati hari lahir dasar negara Indonesia.
Upacara berlangsung khidmat, diikuti unsur pemerintahan, forkopimda, pelajar, dan masyarakat umum. Peserta diwajibkan memakai pakaian daerah, untuk merepresentasikan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan agama.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Derson Duka mengatakan, mengikuti FPPK 2019 bisa sekaligus belajar sejarah Indonesia. Khususnya tentang bagaimana awal lahirnya Pancasila sebagai buah pikiran Preseiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno.
“Siapa sangka, Pancasila yang saat ini menjadi dasar negara Indonesia, justru lahir ketika Soekarno berada dalam pengasingan oleh penjajah Belanda. Setidaknya, penggemar wisata sejarah bisa mengunjungi tiga tempat yang menjadi saksi keseharian Soekarno pada masa pengasihan. Yaitu antara tahun 1934-1938,” ungkapnya.