Kasatreskrim Polres Blitar AKP Sodik Efendi menyebut kedua bocah yang mengalami luka saat terjadi ledakan sedang mengisi kantong plastik dengan oksigen bercampur uap karbit pada balon udara.
"Ada orang yang mengisi kantong plastik dengan oksigen bercampur karbit, ada empat kantong. Kemudian saat dibawa dua anak itu meledak. Kedua korban mengalami luka," ungkap Sodik Efendi, Selasa malam.
Saat ini kepolisian tengah menyelidiki ledakan balon udara ini. Musala dan TPQ yang roboh akibat ledakan pun diberikan garis polisi demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut. "Sementara kami masih dalami lagi,"pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.