Menurut Poengky, Densus 88 telah memiliki database jaringan teroris, sehingga meski lone wolf beraksi sendiri, biasanya mereka menjadi pengikut atau simpatisan dari jaringan teroris yang sudah diidentifikasi oleh Densus.
"Sehingga geraknya mudah terbaca. Oleh karena itu Polri mudah mengidentifikasi dan menangkap orang yang diduga pelaku teror," ujar Poengky.
Sekedar diketahui, pelaku menggunakan bom pinggang saat meledakan Pos pemantauan mudik Lebaran Tugu Kartosuro, Solo, Jawa Tengah. Akibat ledakan bom bunuh diri itu, pelaku tersebut menderita luka di perut dan tangan kanan.
Dari hasil pemeriksaan sementara bom yang digunakan pelaku diketahui memiliki daya ledak yang rendah atau low exsplosive. Kejadian itu, terjadi di depan pos pengamanan Lebaran di Kartosuro, Jawa Tengah, Senin malam, 3 Juni 2019 sekitar pukul 22.30 WIB.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.