Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat: Polisi Punya data Jaringan Terosime

Taufik Budi , Jurnalis-Jum'at, 07 Juni 2019 |22:02 WIB
Pengamat: Polisi Punya data Jaringan Terosime
Tangkapan CCTV serangan bom di Pospam Kartosuro. Foto/Ist
A
A
A

SEMARANG - Aksi terorisme yang menyasar aparat kepolisian akhir-akhir ini menyita perhatian publik. Dua teror menonjol di Jawa Tengah, yakni penembakan Mako Brimob Purwokerto dan aksi bom bunuh diri di Pospam Lebaran Kartosuro. Sebelumnya juga tetcatat aksi pembakaran pos polisi di Klaten.

"Kalau istilah kecolongan, saya tidak sepakat, karena kegiatan atau kelompok ini kan eksis dan aktif. Jadi kapanpun dia akan melakukan itu bisa saja," ujar pengamat terorisme Najahan Musyafak kepada Okezone, Kamis (6/6/2019).

"Saya percaya bahwa kepolisian sudah memiliki data jaringan, tetapi kemudian siapa yang mau melakukan kapan, di mana, itu kan di luar prediksi kepolisian. Kepolisian itu punya data, misalnya si X berada di sini, tapi aktivitas si X melakukan perakitan mau mengebom pada hari ini jam ini, itu tidak ada di dalam pantauan catatan kepolisian atau Densus 88," terang dia.

Foto/Okezone 

Pengajar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ini pun meyakini polisi bisa cepat mengungkap jaringan pelaku.

BacaLogika Jaring Laba-Laba, Begini Sel Teroris ISIS di Indonesia Beraksi 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement