ADONARA - Satu orang dilaporkan meninggal dunia, dan tiga lainnya mengalami luka-luka dalam bentrok antarwarga Desa Wewit dan Nubalema-2, di Kecamatan Adonara Tengah, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli yang dikonfirmasi Antara melalui telepon genggam, Jumat mengakui adanya bentrok antarwarga dua desa di Adonara bagian tengah itu yang menimbulkan korban jiwa.
"Betul, ada bentrok antarwarga pada Rabu, (5/6) malam di Pulau Adonara. Ada empat warga yang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit di Larantuka, tetapi satu orang tidak bisa tertolong dan meninggal dunia," kata Agus Boli.
Selain korban jiwa, sekitar lima rumah warga juga ikut dibakar, tetapi bangunan tidak terbakar seluruhnya karena masyarakat berhasil memadamkan kobaran api.
Baca: 87 Rumah Dibakar Akibat Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Buton
Baca: Ratusan Warga Mengungsi Akibat Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Buton
Dia mengatakan, bentrok itu dipicu oleh pemuda mabuk yang melontarkan ancaman kepada warga desa tetangga, yang kemudian menyulut perkelahaian antarwarga Desa Wewit dan Nubalema 2.