nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kawanan Maling Bobol Rumah di Depok, Pemilik Rugi Rp2 Miliar

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Sabtu 08 Juni 2019 14:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 08 338 2064460 kawanan-maling-bobol-rumah-di-depok-pemilik-rugi-rp2-miliar-k4qaIKYmYX.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

DEPOK - Sekawanan maling membobol rumah di Depok yang ditinggal mudik menyebabkan kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Budianto, pemilik rumah di Jalan Melati Raya Depok Jaya, Pancoran Mas, mengetahui rumahnya kemalingan setelah kembali mudik.

"Benar, pemilik rumah sedang mudik Lebaran dan rumahnya disatroni maling baru diketahui setelah korban kembali. Kerugiannya cukup banyak ya, sebanyak Rp2 Miliar," kata Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi saat dihubungi wartawan, Sabtu (8/6/2019).

Dia menjelaskan bahwa kejadian berawal ketika Budianto mudik ke Ciamis, Jawa Barat.

BacaRampok Berpistol Satroni Kantor Jasa Sekuriti di Tangsel, Rp10 Miliar Digasak

Rumah tersebut di titipkan oleh kakak korban, Alex, dan ibu korban, Waningsin. Namun kakak dan ibu korban di hari Lebaran juga mudik ke Tegal, Jawa Tengah meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci.

"Pada hari Jumat, Budianto kembali ke rumah pada pukul 03.00 WIB tadi. Budianto diberi tahu oleh Ketua RW, Haidar, bahwa pintu rumahnya terbuka. Selanjutnya, setelah korban datang, kemudian masuk ke dalam rumah, keadaan rumah sudah berantakan dan brankas tempat penyimpanan barang berharga sudah tidak ada, yang selanjutnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian," jelasnya.

Polisi yang menerima laporan adanya pencurian rumah kosong saat ditinggal penghuninya mudik, langsung melakukan olah TKP. Sejumlah barang-barang berharga milik korban raib digondol pencuri.

"Sejumlah barang berharga korban digondol maling, antara lain 9 sertifikat rumah dan tanah, 2 BPKB mobil, 3 BPKB sepeda motor, 2 laptop, uang Rp1,2 miliar, 8 buku tabungan, 2 kotak perhiasan, 3 unit ponsel, 21 jam tangan, 2 pasang sepatu, 4 kartu BPJS, 2 buah kartu pegawai," tutup Made.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini