nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Total Ada 25 Terduga Teroris Diamankan di Palangkaraya dan Gunung Mas

Antara, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 16:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 11 340 2065353 total-ada-25-terduga-teroris-diamankan-di-palangkaraya-dan-gunung-mas-REwFEo9f8U.jpg Ilustrasi Penangkapan Terduga Terorisme (foto: Okezone)

PALANGKARAYA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah menyebutkan, total ada 25 orang terduga teroris yang diamankan di Kota Palangkaraya dan Kabupaten Gunung Mas.

"Saat ini mereka telah diamankan oleh aparat, untuk yang di Palangkaraya jumlahnya sekira 15 orang dan Gunung Mas 10 orang," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalteng Agus Pramono di Palangkaraya seperti dilansir Antaranews, Selasa (11/6/2019).

Baca Juga: Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Palangkaraya 

Agus menjelaskan, mereka yang diamankan di Palangkaraya terdiri dari enam laki-laki dewasa, empat perempuan dewasa serta lima anak-anak. Sedangkan di Gunung Mas, dia hanya menyebut 10 orang tanpa menjabarkannya.

Stop terorisme. (Foto: Okezone)	 

Mereka yang telah diamankan itu, diduga termasuk dalam jaringan teroris Uzla dan masih belum lama berada di wilayah Kalteng. Saat ini koordinasi terus dibangun pihaknya bersama kepolisian dan instansi terkait lainnya.

"Kejadian ini hendaknya menjadi peringatan bagi semua pihak, untuk lebih waspada dan berhati-hati guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," urainya.

Terlebih saat ini masih dalam suasana Lebaran, biasanya pada arus balik banyak warga pendatang baru dari luar Kalteng yang akan datang dan mengadu nasibnya. Mulai dari mencari pekerjaan, hingga membuka usaha sendiri.

Tingginya animo warga pendatang yang ingin ke Kalteng, harus menjadi perhatian dari semua pihak, khususnya masing-masing pemerintah kabupaten dan kota serta instansi terkait di wilayah setempat.

"Galakkan pengawasan kepada masyarakat dan kondisi di lingkungan sekitar, terlebih pada saat arus balik Lebaran. Sehingga dapat dicegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dengan memanfaatkan momen itu," ungkap Agus.

Baca Juga: Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi Berlangsung Senyap Tanpa Perlawanan 

Ia menjelaskan, terorisme dan radikalisme merupakan dua hal yang harus diwaspadai dan diantisipasi, sebab membahayakan persatuan dan kesatuan, termasuk keamanan dan ketertiban.

Selain itu agar efektif dan efisiennya pengamanan lingkungan, seharusnya dilakukan dari tingkat yang paling bawah. Yakni dengan mengaktifkan kembali kegiatan jaga malam oleh warga di setiap lingkungan serta memaksimalkan peran ataupun fungsi dari ketua rukun tetangga (RT).

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini