nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nyai Dasima, Legenda Wanita Cantik yang Meregang Nyawa di Tangan Pembunuh Bayaran

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 19:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 12 338 2065695 nyai-dasima-legenda-wanita-cantik-yang-meregang-nyawa-di-tangan-pembunuh-bayaran-kn1xEw8Njk.jpg Nyai Dasima (sumber: Wikipedia)

NAMA Nyai Dasima memang cukup familiar dan kerap dikaitkan dengan legenda Betawi. Lantas apa yang ada di benak Anda ketika mendengar nama Nyai Dasima?

Dilansir dari buku Ensiklopedia Jakara, kisah Nyai Dasima hingga kini masih jadi kontroversi, sebab belum jelas apakah kisah itu benar-benar nyata terjadi di Jakarta tempo doeloe.

Baca Juga: Murtado Jago Silat Betawi Si Macan Kemayoran 

Ini adalah kisah seorang Nyai (wanita yang dijadikan gundik tanpa dinikahi) dari Desa Kuripan, yang letaknya di sebelah kanan Ciseeng, setelah menempuh perjalanan dari Parung sejauh 10 km. Kisah Nyai Dasima terjadi di masa pemerintahan Inggris di Batavia (1811-1816).

Nyai Dasima adalah seorang gadis cantik nan bahenol yang akhirnya jadi istri simpanan tuan Edward William, salah seorang kepercayaan Letnan Gubernur Sir Thomas Raffles. Walaupun Dasima diperlakukan dengan baik oleh tuannya, tetapi dia rela dijadikan sebagai istri kedua Samiun, tukang sado dari Kwitang.

Nyai Dasima (foto: djakartatempodulu.blogspot.com)

Nyai Dasima meninggalkan tuan Edward dan putrinya karena diguna-guna Samiun, melalui juru tenung bernama Mak Buyung. Dasima akhirnya memilih kawin dengan Samiun dan meninggalkan tuannya setelah diinsafkan bahwa kawin tanpa nikah (kumpul kebo) adalah suatu perbuatan sangat terlarang dalam Islam.

Tragisnya, Nyai Dasima akhirnya dibunuh oleh Bang Puase, jagoan dari Kampung Kwitang, ketika dia dan suaminya hendak nonton tukang cerite di Gang Ketapang (depan Sawah Besar sekitar Jalan Gajah Mada).

Dia dibunuh atas suruhan Hayati, istri pertama Samiun yang kalap dibakar api cemburu. Peristiwa ini terjadi kira-kira di depan Markas Marinir di Kwitang, sebelah toko buku Gunung Agung, Jakarta Pusat sekarang.

Namun dari sumber lain, diceritakan jika Bang Puase justru disuruh oleh Samiun untuk membunuh Nyai Dasima. Saat itu Nyai Dasima sadar jika dirinya telah dipermainkan oleh Samiun.

Melihat sikap Nyai Dasima yang sudah sadar, kemudian Samiun bertekad menghabisi nyawa Nyai Dasima dengan cara membayar Bang Puase. Usai dibunuh, jasad Nyai Dasima dihanyutkan ke sebuah kali/sungai.

Baca Juga: Kisah Bir Ali dan Sejarah Panjang Cikini

Jasad Nyai Dasima ditemukan oleh tuan Edward William tersangkut disebuah teralis saat hendak memandikan anaknya di dekat aliran kali tersebut. Tuan Edward Wiliam awalnya heran dengan jasad wania tersebut kemudian memanggi petugas keamanan untuk melakukan pengecekan dan melakukan evakuasi kepada jasad yang diketahui ternyata Nyai Dasima.

Mengetahui hal itu, Tuan Edward Wiliam sangat sedih karena jasad tersebut adalah sosok perempuan yang selama ini dicintainya, meski telah tega meninggalkannya untuk menjadi istri muda Samiun. Ternyata begitulah akhir tragis dari kisah hidup Nyai Dasima.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini