nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendaki Gunung Api Sibayak, Bapak dan Anak Ambruk Tersambar Petir

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 23:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 12 340 2065840 mendaki-gunung-api-sibayak-bapak-dan-anak-ambruk-tersambar-petir-7k5DQ8HXul.jpg Evakuasi pendaki gunung yang tersambar petir (foto: ist)

MEDAN - Dua orang pendaki Gunung Api Sibayak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terpaksa dievakuasi setelah tersambar petir, pada Rabu (12/6/2019). Keduanya adalah Jamil Adabi Nasution (35) bersama dengan anaknya, Rumaisa Nasution (4). Mereka warga Jalan Listrik Atas, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

Jamil yang merupakan pegawai di salah satu wahana bermain di Kota Wisata Berastagi itu, mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Sementara sang anak Rumaisa, mengalami luka bakar di pinggul, punggung dan pundaknya.

"Kedua korban kini sudah dievakuasi ke RSU Amanda Kota Berastagi, Kabupaten Karo," kata Kepala Seksi Operasional pada Badar Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Kota Medan, Agus Wibisono.

Agus mengungkapkan, kedua korban naik ke puncak Sibayak melalui Pos di Desa Jarang Nguda, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Setibanya di puncak, mereka duduk di sekitar tepi kawah gunung.

 Illustrasi Evakuasi

"Tiba-tiba ada petir menyambar mereka dan keduanya terpental hingga masuk ke dalam lembah di sisi gunung,"ujarnya.

Insiden itu, kata Agus, pertama kali diketahui oleh salah seorang ranger Gunung Sibayak yang melihat keduanya terpental ke dalam lembah.

"Kami mendapatkan laporan dari petugas bernama Ucok Lestari. Lalu kita cek dan menemukan korban. Kita lalu evakuasi dari puncak ke kaki gunung di Pos Retribus Sibayak, lalu dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit di Berastagi. Saat ini keduanya dalam perawatan," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini