nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eka Supria Jadi Bupati Bekasi Gantikan Neneng Hasanah yang Terlibat Suap Meikarta

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 12:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 12 525 2065598 eka-supria-jadi-bupati-bekasi-gantikan-neneng-hasanah-yang-terlibat-suap-meikarta-7PDL8WRBbQ.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) bersalaman dengan Bupati Bekasi Eka Supria (CDB/Okezone)

BANDUNG – Eka Supria Atmaja resmi menjadi Bupati Bekasi menggantikan Neneng Hasanah Yasin yang sudah divonis enam tahun penjara, karena menerima suap terkait pengurusan izin megaproyek Meikarta.

Eka Supria yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Bekasi lalu ditunjuk jadi pelaksana tugas (plt) Bupati setelah Neneng ditangkap KPK, dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melawakili Mendagri Tjahjo Kumolo di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (12/6/2019).

Neneng Hasanah Yasin sudah berhenti sebagai Bupati pada 24 April 2019, lalu jabatannya diisi oleh Eka Supria.

Pelantikan Eka Supria berdasarkan SK Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 131.32/2966/OTDA tertanggal 24 Mei 2019, seiring terbitnya keputusan Mendagri Nomor 131.32-1192 Tahun 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan pemberhentian wakil Bupati Bekasi Provinsi Jawa Barat.Neneng Hasanah

Neneng Hasanah Yasin (Okezone)

Eka Supria dilantik sekaligus diambil sumpah jabatan sebagai pemimpin Kabupaten Bupati. Di sela pelantikan, Ridwan Kamil mengingatkan Eka Supria soal integritas.

"ASN harus posisikan diri sebagai pelayan masyarakat. Ibaratnya menawarkan menu makanan, ngelap meja, melayani masyarakat. Kalau mau kaya raya, jangan jadi ASN, jualan online saja sekarang mah gampang," kata Ridwan Kamil di sela pelantikan.

(Baca juga: Bupati Neneng Hasanah Divonis 6 Tahun Penjara karena Suap Meikarta)

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga menyinggung soal banyaknya investasi di Bekasi, tapi di sisi lain angka kemiskinan dan pengangguran juga masih tinggi.

Kabupaten Bekasi memiliki jumlah penduduk 3,6 juta jiwa, nomor tiga terbanyak di Jawa Barat. Penduduk miskin tercatat 163 ribu orang dan jumlah pengangguran 172 ribu orang.

Padahal Bekasi tercatat sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Ada tujuh kawasan industri di kabupaten itu.

"Permasalahan Bekasi memiliki kesamaan dengan kabupaten/kota lainnya yaitu kesenjangan antara desa dan kota, kemiskinan dan pengangguran," ujar Emil.

Pemprov Jabar, kata dia, mendukung pembangunan Kabupaten Bekasi. Salah satunya adalah upaya pengentasan kemiskinan di daerah terpencil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini