nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Diserang, Dua Kapal Tanker Alami Ledakan di Teluk Oman

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 15:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 13 18 2066074 diduga-diserang-dua-kapal-tanker-alami-ledakan-di-teluk-oman-eSAJmH3KxX.jpg Salah satu kapal yang terkena serangan bulan lalu. (Foto: AFP)

DUBAI – Dua kapal tanker diduga dihantam serangan di Teluk Oman pada Kamis dan membuat para krunya telah dievakuasi. Insiden itu terjadi sekira sebulan setelah insiden serupa di mana empat kapal tanker di wilayah itu juga terkena serangan.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris yang merupakan bagian dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris, sebelumnya mengatakan pihaknya mengetahui adanya insiden di Teluk Oman.

"Inggris dan mitranya sedang menyelidiki," kata kelompok itu tanpa menjelaskan lebih lanjut sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (13/6/2019).

Menurut empat sumber dari kalangan pengapalan dan perdagangan, kru dari kedua kapal tanker, Front Altair yang berbendera Kepulauan Marshal, dan Kokuka Courageous yang berbendera Panama, telah dievakuasi dan dalam keadaan selamat.

Belum ada konfirmasi dari operator atau otoritas kapal di Oman atau Uni Emirat Arab (UEA), di mana keempat kapal tanker mengalami serangan di wilayah perairannya bulan lalu.

Surat kabar pengapalan, Tradewinds melaporkan bahwa sebuah kapal tanker yang dimiliki oleh perusahaan Frontline, Norwegia telah dihantam torpedo di lepas pantai Fujairah, salah satu keemiran di UEA. Laporan itu mengutip sumber industri yang tidak disebutkan namanya.

Frontline belum memberikan komentarnya terkait laporan tersebut.

Salah satu broker pengiriman mengatakan ada ledakan "yang diduga dari serangan luar" yang mungkin melibatkan ladang magnet di Kokuka.

“Semua kru dengan aman meninggalkan kapal dan dijemput oleh Vessel Coastal Ace. Kokuka Courageous mengambang tanpa awak, ”kata sumber itu.

Sumber lain mengatakan Front Altair melaporkan kebakaran yang disebabkan oleh "serangan permukaan" dan bahwa kru telah diangkut oleh kapal terdekat, Hyundai Dubai.

Utusan Arab Saudi untuk PBB menyalahkan Iran atas serangan tersebut, namun Teheran membantah tuduhan itu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini