Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Asyik, Semarang Night Carnival Bakal Hadir Kembali

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 15 Juni 2019 |09:16 WIB
Asyik, Semarang <i>Night Carniva</i>l Bakal Hadir Kembali
Foto: Menpar Arief Yahya/Kemenpar
A
A
A

Defile selanjutnya adalah Indonesia Timur. Defile ini menampilkan Papua, provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian timur Indonesia. Papua dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik dan natural.pola-polanya memperlihatkan kerumitan bernilai tinggi.

Setelah itu, ada defile Sumatera. Yang ditonjolkan adalah kelompok etnis asli nusantara yang berbahasa dan menjunjung adat Minangkabau. Masyarakat Minangkabau memiliki berbagai macam atraksi dan kesenian seperti tari-tarian yang biasa ditampilkan dalam pesta adat maupun perkawinan. .

Terakhir ada defile Enggang. Ini adalah salah satu burung langka yang dilindungi di Indonesia. Binatang yang lebih dikenal sebagai rangkong ini konon disakralkan oleh Suku Dayak. Burung ini memiliki dianggap panglima burung yang diyakini sebagai simbol kebesaran dan kemuliaan yang melambangkan Suku Dayak.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung mengatakan Semarang Night Carnival bisa menjadi salah satu acara yang mendorong wisatawan, baik bagi wisatawan asing maupun domestik. "Wisatawan kini tak hanya tertarik pada wisata leisure. Sekarang arahnya mulai melirik segi experience-nya," jelas Adella yang diamini Kabid Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar, Wawan Gunawan .

"Ada unsur Education, Entertainment, Exhibition, serta Econimi dan Benefit. Keren sekali," sambung Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement