Dia menyatakan hampir tidak ada protes apapun selama Airlangga memimpin Golkar. Mulai dari kebijakan loyal di koalisi pilpres hingga soal komposisi di partai dan Senayan.
Atas dasar itu, kata dia, saat ini tidak ada peristiwa luar biasa yang dapat menjadi alasan untuk mempercepat Munaslub Golkar.
Dia mengatakan Airlangga sejauh ini mampu mengonsolidasi semua unsur kekuatan Golkar terutama di masa turbulensi yang terjadi pasca-Setya Novanto lengser dari posisi ketua umum.
"Buktinya perolehan pileg Golkar sangat signifikan. Padahal Golkar sempat dihantam turbulensi politik akibat kasus Setnov," kata dosen UIN Syarif Hidayatullah itu.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.